Senin, 23 Juli 2012

Menyelami Perilaku ABG Resep Rosulullah.


Saat ini para ABG itu susah dimengerti perilakunya,mereka kadang sangat tidak sopan dan tidak hormati guru/orang tua ,cara berpakaian dan berbicaranya pun tidak ada tata krama . Lantas apakah kita biarkan kank...?


Ingatlah ,sesungguhnya wali wali Allah itu ,tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati . (Yaitu) orang orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa .QS Yunus :62-63.

‘You also  let student know you love them by treating their thoughts feeling with respect.” Bringing Up a  Moral Child ,Michael Schulman  And  Eva Mekker  



Setiap remaja memiliki zamannya , dan setiap zaman senantiasa mengalami perubahan termasuk perubahan perilaku  remajanya.Akan menjadi sebuah kesullitan besar jika seorang guru membandingkan zaman nya sendiri dengan zaman remaja saat ini,dapat dipastikan terjadi benturan benturan.Namun juga bukan berarti membiarkan mereka  berada pada  perubahan perilaku yang dapat merusak diri remaja itu sendiri. Salah satu caranya adalah menerima dan mengenali perilaku remaja itu sebagai dinamika psikologisnya bukankah “Jiwa itu bagaikan tentara yang berkumpul ,maka saling kenal-mengenalah ,niscaya jinak menjinakan .Dan yang berlainan daripadanya ,niscaya akan berselisih. HR Imam Muslim.

Setelah menerima dan mengenali perilaku remaja anda dapat membina persahabatan dengan mereka dengan memperhatikan physicological need nya.

Pertama :remaja suka  mencari perhatian itu artinya remaja senang jika diperhatikan.remaja akan tumbuh minatnya untuk mengenal anda jika dirinya merasa diperhatikan. Mulailah dengan kesediaan mendengarkan keluhan remaja /siswa saat mereka mencurahkan pendapat,harapan,kritikan dan kecemasannya.Simaklah baik baik apa yang dibutuhkannya dari proses curhat tadi...sekedar ingin bercerita ,butuh dukungan ,ingin mendapat solusi dan medapatkan batuan. Miliki perasaan belas kasih kepada mereka ,letakan posisi anda pada posisi mereka agar anda bisa mengerti latar belakang perilaku mereka.       A student will feel loved if he know that you need his love.

Jika salah satu dari siswa anda absen dalam waktu lebih dari tiga hari,cobalah cari tahu tentang apa yang terjadi. Jenguklah kerumahnya  bila ia sakit atau dalam musibah, kuatkan hatinya agar ia tabah dalam menghadapi ujian itu.Secara tidak langsung remaja bersangkutan merasa diperhatikan dan dipedulikan oleh gurunya. Orang sulit melupakan kenangan  yang berkesan saat  ditimpa musibah didampingi sahabatnya . Karena seorang sahabat sejati adalah selalu ada dimana sahabatnya membutuhkan tertutama saat –saat terpuruk dan merasa sendirian.Jika siswa sudah menjadi sahabat anda lebih mudah anda mengarahkan pada perilaku positifnya,karena seorang sahabat akan mendengar dan mentaati nasehat sahabatnya  


 Kedua : Remaja suka diperlakuan secara lemah lembut daripada diperilakukan secara kasar.Salah satu alasan remaja berlaku agresif adalah mekanisme mempertahankan diri dari serangan diperlakuakan kasar,bahwa hukum aksi reaksi berlaku karena perilaku dan ucapan kita adalah stimulus bagi respon teman bicara kita  . Demikian juga sebaliknya..Setidaknya ketika anda mendapatkan respon tidak menyenangkan anda bisa “memperingatkannya”. “Kan ibu/bapak sudah ngomong baik baik...!”.


Mulailah  tersenyum saat  anda  berpapasan ,mulailah mendahulukan salam sekalipun anda gurunya agar siswa merasa perlu tersenyum dan mendahului salam yang anda berikan.Selanjutnya jangan gunakan kata kata keras ,kasar atau jaim hanya sekedar anda ingin memperolah wibawa dan penghormatan. Ingat rasa hormat tidak bisa diminta ,melainkan pengalaman menyenangkan dan mengesankan saat berhubungan bersama anda.Reputasi kualitas kepribadian dan perilaku anda yang membuat anda patut dihargai siswa dan rekan guru yang lain Sebagaimana sahabat Anas ra : “sekiranya anda tidak dapat kelapangan kepada orang lain baik dengan harta dan jiwamu ,demikian sabda Nabi . Maka berilah mereka dengan wajah anda yang berseri seri serta akhlak yang baik “ Sahabat Anas ra berkata :” Adalah Nabi SAW    tidak menghadapkan mukanya kepada seseorang ,dengan sesuatu yang disukainya’. Perlakukan siswa sebagaimana anda ingin diperlakukan,agar anda diperlakukan sebagaimana anda ingin diperlakukan.

Ketiga ,Jangan beri julukan yang tidak disukai remaja.Bagi remaja nama bukan sekedar rangkaian kata yang tidak memiliki arti ,namum juga identitas,harga diri dan identitas serta kebanggaan .Maka jika remaja mendapatkan julukan yang tidak disukainya ia merasa tak dihargai kebaradaannya,tidak diakui identitasnya dan merasa mendapatkan penghinaan.Masih menggunakan pendekatan naluri mempertahankan diri ,ego mechanism  .Seseorang akan balas menyerang jika diperlakukan dengan perlakuan yang  tidak menyenangkan . Jangan pernah menghina ,merendahkan siswa karena perilaku anda akan diingat sepanjang hayatnya walaupun sudah tidak menjadi siswa anda lagi.

Demikian juga jika julukan itu positif yang dapat meningkatkan harga dirinya,siswa anda akan terus mempertahankan julukan itu dan terus berupaya untuk mempertahankan atau memperbaikinya....Si Fulan jago matematika,si Desi yang cerdas , Si Virgo muridku yang paling jago kimia dsb.Sebagaimana anda sangat bangga dan menyukai julukan atau pujian atasan yang membuat anda merasa sangat berharga dihadapan orang lain.Sabda Nabi SAW : “ Tiga perkara yang dapat mensucikan kecintaan teman anda kepada anda  yaitu : berikan salam terlebih dahulu jika bertemu denagnnya ,lapangkan tempat duduknya dan panggillah dengan nama yang paling disukainya’.


Sekalipun remaja hidup dizaman penuh perubahan bukan berarti mereka tidak bisa kita arahkan kejalan yang benar...

Sabtu, 02 Juni 2012

Mengajak Siswa Menjadi yang Terbaik Bagi Dirinya.



“ Saya hanya anak pedagang keliling mana mungkin saya bisa berhasil. Orang tua saya sudah lama berpisah ,ibu terpaksa menjadi pedagang sayur keliling,sedangkan kakak terpaksa putus sekolah saat kelas  dua SMA. Sekarang bekerja serabutan disebuah toko.Saya kadang menjadi sedih  ,mengapa ini  semua terjadi ,saya sebenarnya ingin juga berhenti sekolah membantu ibu dan kakak . Namun ibu juga mengatakan saya harus terus sekolah ,karena prestasi akademik saya  bagus.Walaupun begitu saya tetap membantu  sebisa mungkin  urusan rumah untuk meringankan beban ibu.Saya kadang merasa menjadi beban mereka. Apa benar saya kelak bisa mengubah nasib kelauarga kami …saya sedih bingung galau dan tak tahu harus bagaimana..?,Seorang siswi SMA kelas Satu  menceritakan kesedihan hatinya.”


“Sesungguhnya Allah tidak mengubah suatu  kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada dirinya sendiri ‘. Qs ar Ra’du :11


Perjuangkanlah Impian mu…!


Kita tidak boleh menyalahkan keadaan saat kita hidup dan dilahirkan  pada kondisi yang tidak nyaman dan melewati penuh dengan kesulitan,lantaran kita memang tidak bisa memilih dilingkungan yang bagaimana kita berada. Namun adalah sebuah kekeliruaan besar jika kita memberiakan hati kita menderita saat menjalani kehidupan,mengingat dan perlu kita pahami bahwa  tak ada kemuliaan yang terjadi secara kebetulan atau tiba tiba.

Karena itu kita harus yakin bahwa memiliki harapan yang lebih baik dan meraih keberhasilan adalah  suatu keharusan. Miliki keberanian mengambil langkah menuju impianmu dengan keyakinan bahwa perubahan nasib harus diperjuangan,dan kamu akan dapat meraih kesuksesan saat kamu terus berjuang maju tanpa mengeluh dan putus asa.
Tetaplah fokus pada prestasi akademikmu,berupayalah mendapat bea siswa untuk kelanjutan pendidikanmu.

Tidak ada yang tidak mungkin …!

“Dan  Ya’kub berkata : “hai anak anakku ,janganlah kamu bersama –sama memasuki dari satu pintu gerbang dan masuklah dari pintu –pintu gerbang yang berlain lain….” Qs Yusuf ;67

Dalam menjalani perjuangan bahkan mereka yang sudah sangat suksespun tidak pernah dapat  memastikan keberhasilannya sendiri. Namun tidak ada kamus  tidak ada yang tidak mungkin selama mereka berjuang menjalankan keberhasilannya adalah prinsip yang dipegang teguhnya.
Langkah pertama untuk meyakini bahwa yang kamu perjuangkan adalah mengalahkan keraguanmu sendiri.Mulai untuk terus bergerak ,berjuang ,berdoa serta yakin akan ada perubahan nasib , akan membantu meyakini bahwa perjuangan mu tidak sia sia dan Tuhan sedang bekerja membantumu.

Terus fokus pada impian perubahan nasibmu dimasa depan dan senantiasa mengambil tindakan upaya  perjuangan menuju impian itu  hari ini .Jangan berkecil hati melihat kenyataan pahit dan halangan saat ini karena penghalang bukan jalan buntu melainkan sebuah pertanda kamu harus lebih cerdas menemukan jalan keluar.

Istiqomah Kunci Keberhasilannya.
Kesinambungan  atau  istiqomah adalah bentuk dedikasi penuh dalam mewujudkan impianmu berikan  upaya yang terbaik bagi dirimu justru disaat kamu sedang mengalami ketidak nyamanan ini. Semakin kamu terus konsisten berjuang menuju impianmu semakain kamu merasakan keberhasiln itu makin dekat untuk bisa kamu raih.
Seamkin jelas kamudapat membayangkan keberahsilan mu dapat kamu raih akan memperkuat daya juang kamu dialam bawah sadar ,terus lakukan upaya meraih keberhasilan itu,tetap semangat dan ber doa. Jika mungkin ada kegiatan yang produktif ambil kesempatan itu untuk memperkuat keberhasilanmu..bahwa sukses itu hak yang harus kamu raih…!

Setiap orang besar pada mulanya bukan siapa siapa …!


Senin, 02 April 2012

3 Cara Mendeteksi Turunnya Motivasi Belajar Siswa


Kank ,bagaimana caranya agar saya bisa mengenali penyebab turunnya motivasi belajar beberapa siswa saya..?


Ada banyak penyebab siswa mengalami penurunan belajarnya ,baik yang bersifat internal dan eksternal.Namun yang lebih baik adalah mengetahui sebab –sebabnya mengapa siswa mengalami penurunan  semangat belajarnya…

Pertama,Hargai dan keluhan curahan hatinya

Sebagai guru anda harus benar benar “mendengar’ suara siswa.Apakah kecemasan dan harapan mereka terhadap kegiatan belajarnya.Memang boleh saja siswa bercerita mengarang untuk mempertahankan egonya lantaran takut disalahkan.Namun dengan anda mendengarkan “keluhan ‘siswa ,paling tidak dengan mendapatkan informasi penyebab mengapa siswa tersebut berperilaku demikian.Sehingga dapat menentukan langkah yang tepat dalam memotivasi siswa dalam tugas belajarnya.


Kedua ,Kaitkan Dengan konsekuensi logis dari perilakunya

Seorang guru  harus menyadari bahwa setiap tindakan ada resiko dan kosekuensi logisnya,sehingga dalam memotivasi siswa dapat membangkitkan kesadarannya tindakan apapun yang dilakukannya akan kembali kepada  siswa bersangkutan.Karena itu berbicaralah dengan bahasa sederhana yang dimengerti siswa ,kaitkan dengan relevansi perilaku dengan akibatnya,berikan kesempatan  siswa berpikir logis dan menganalisa setiap tindakannya.Jangan sampai nasehat anda hanya sebatas kothbah yang membuat siswa makin menjahui anda.


Ketiga ,Jadilah sahabat siswa

Semakin sering anda bisa berinteraksi dengan siswa apalagi mendengarkan keluhan mereka,semakin siswa dapat anda kenali karakternya.Sehingga melalui karakter dan sifatnya ,anda bisa menemukan strategi komunikasi yang pas bagi mereka.Di era serba internet ini anda pun bisa bergabung dalam komunitas  sosial networking milik  siswa,bukan saja untuk memantau pola pergaulan mereka terlebih dari itu anda dapat berkomunikasi lebih”dalam “dengan siswa dan mengarahkan menuju masa depan yang lebih baik. Interaksi dengan siswa diera internet ini harus ditingkatkan seorang guru untuk menghindarkan siswa dari hal hal yang tidak diinginkan.

Dengan menerapkan 3 cara  ini setidaknya anda dapat mendekati dan memotivasi siswa dengan cara yang tepat.

Selasa, 06 Maret 2012

,The Best Parenting Teacher ,Guru Yang Mendidik


Case Study



Siswa saya rata –rata IQnya 110-120 dari keluarga yang menengah atas .Sebenarnya enak juga mengajar mereka ,lantaran secara input mereka  adalah teachable mudah mempelajari sesuatu. Namun bukan berarti tidak ada persoalan ,beberapa siswa juga sulit “dikendalikan”.Salah satu siswa saya  pindahan dari  daerah  perilakunya  kritis tapi juga sulit dikendalikan,menurut orang tuanya sebenarnya ia anak baik. Namun sejak pindah ke sekolah ini perilakunya berubah ,banyak main dengan teman temannya dan jarang belajar,kalaupun belajar angin anginan satu jam sudah cukup kata orang tuanya.Padahal dulu waktu di daerah ,sepulang sekolah pasti mengerjakan PR dan belajar buat persiapan esok hari.

Ternyata pergaulan di kota fasilitas dan sarana ICT menjadi kendala konsentrasi a siswa saya ini.”Banyak teman anak saya yang ngajak bermain bahkan saat belajar tidak jarang HPnya selalu bunyi dan apalagi jika sudah berFB rasanya tidak berhenti kalau tidak tidur”,Masih kata orang tuanya.

Bagi saya tidak mudah memang memperbaiki siswa siswa yang “special” ini,butuh kesabaran ekstra dan strategi….  !



Qur’anic Frame work

‘Perhatikan ,bagaimana  Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lainnya”QS al –Isra :21.


 Parenting  Solution


Perubahan lingkungan belajar dan situasi dimana anak/peserta didik  berada mempengaruhi pola perilaku siswa  tersebut termasuk dalam kegiatan belajarnya.Tugas seorang guru yang memiliki kompetensi pedagogic  bukanlah hanya hebat saat menerangkan pelajaran ,melainkan sebagai guru yang mumpuni dan siap menghadapi siswa se “special “apapun. Karakter dan kompetensi yang dibutuhkan untuk mempersiapkan guru menghadapi tantangan dan kesulitan kegiatan pembelajaran sebagai berikut.


1.       Understanding Education Value


Seorang guru diharapkan memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip perkembangan kognitif dan psikososialnya,menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik dan kompetensi yang ingin dicapai . Sedangkan implementasi maksud dari kurikulum seorang guru diharapkan bisa mengevaluasi substansi materi ajar yang ada dalam kurikulum dan  memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi siswa ,akademik /non akademik.

Dengan memahami perilaku peserta didik seorang guru akan memiliki kesabaran untuk memilih strategi yang tepat dalam mengajak siswa menuju perubahan kearah kebaikan dan kemajuan.


2. Learning  Culture

Seorang guru diharapkan dapat terbentuk budaya kerjanya ,melalui kedisiplinan,ketelitian,semangat,belajar berkesinambungan ,bersemangat dan senantiasa bekerja secara optimal untuk kepentingan terbaik siswanya.Memiliki  jiwa kepemimpinan dan bangga terhadap profesi guru yang disandangnya sehingga memiliki kode etik sebagai pendidik dan konsisten serta bertindak sesuai norma yang berlaku.

Budaya kerja guru akan menjadi teladan dan motivasi siswa untuk berperilaku positif.


3.        3.  Knowledge Transformation

Mengidentifikasi tingkatan penguasaan materi belajar siswa,mengidentifikasi tingkat kesulitan belajar,mengidentifikasi tugas tugas perkembangan kognitif dan psikososial siswa.Selanjutnya menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi  pembelajaran yang sesuai karakteristik peserta didik .Termasuk merancang pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sehingga tercapai  target kompetensi yang ingin di capai.


Setiap siswa memiliki rasa ingin tahu maka  tranfers pengetahuan oleh guru  semestinya dapat membangkitan hasrat belajar siswa.




4.     4.  Sustaining learning growth


Dalam pengembangan pembelajaran berkesinambungan guru dapat melaksanakan kegiatan pembelajarannya sesuai RPP  yang interaktif,inspiratif menyenangkan dan menantang.Para peserta didik dapat bersemangat dan berbahagia sekaligus memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan eksplorasi dan elaborasi serta mendapatkan penjelasan tentang kompetensi yang dicapai .


Karena itu guru perlu memiliki pengetahuan evaluasi belajar siswa meliputi tahap perencanaan,pelaksanaan dan penilaian hasil pembelajaran.Sehingga siswa dapat menganilsa diri sekaligus merencanakan pengembangan belajar berkelanjutan.

Bersambung

Senin, 05 Maret 2012

Mengajarkan Siswa Cara Memilih Jurusan ,Learn How To Chose (1)


“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat MU yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ,ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau Ridhai dan masukanlah aku ke dalam rahmatMu ke dalam golongan hamba hambamu yang saleh”. Qs an Najm : 19







Case Study

“Saat ini siswa  saya duduk dikelas tiga SMA ,orang tuanya  ingin dia masuk Sastra Inggris karena menurut nya berprospek cerah disamping nilai bahasa Inggrisnya nyaris sempurna.Harapan orang tua  kelak kalau dia lulus bisa bekerja diperusahaan asing atau paling tidak kemampuan bahasa inggris berguna untuk menjadi guru. Tapi dia tidak mau malah ingin masuk ke jurusan otomotif ,meskipun nilai matematika dan bagus tapi orang tuanya  meragukan kemampuan siswa saya .Namun dia tetap  ngotot masuk kejurusan itu .Lantas saya sebagai gurunya  harus bagaimana…?”



Problem Solution

Sering kali pemilihan jurusan itu menjadi persoalan tersendiri bagi seorang siswa .Apabila memilih jurusan tanpa pertimbangan yang masak ,yang terjadi bisa fatal akibatnya. Siswa bersangkutan bisa tidak berprestasi dibangku kuliahnya bahkan bisa Drop Out dari kampus bersangkutan.Dalam pemilihan jurusan banyak yang mempengaruhi siswa antara lain konsep idealnya sendiri,ikutan teman,pengaruh trend fakultas yang laris,sampai tekanan dari orang tua.Maka pengenalan cara   dalam pengambilan keputusan menjadi penting.

Pertama :Actual Situation VS  Ideal Situation

Cita cita ,harapan tentang ingin jadi apa sering kali merupakan konsep ideal. Boleh saja memiliki konsep ideal namun akan berbuah pada kekecewaan jika harapan itu tidak terwujud lantaran kemampuan tidak memadai namun kemauan terlalu  tinggi. Sehingga bisa harus gugur baru pada tahap seleksi,mengingat test kemampuan  potensi akademik lebih mengukurpada kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan pertanyaan pertanyaan yang diajukan.Karena itu diperlukan actual situation,ajaklah siswa mengukur kemampuannya sendiri dengan melihat capaian angka akademiknya,kemampuan ,hasil test psikologi dan minatnya.Orang tua dan guru harus bijak dalam membaca data dan kondisi actual siswa agar siswa juga dapat logis mengukur kemampuannya sendiri.


Kedua :Problem VS Opportunity

Jika kemudian anak melihat bahwa minat anak dan kemampuan nya tinggi ,kemudian terkendala pada problem pembiayaan .Ajaklah anak untuk melihat masalah itu sebagai tantangan opportunity dapat menyelesaikannya.Demikian juga sebaliknya jika masalah justru muncul dari anak tidak berminat dan tidak memiliki kemampuan pada jurusan yang dipilihnya sesungguhnya adalah problem.Lantaran anak pasti akan menderita menjalankan tugas yang tidak disukainya dan dikuasainya.Sebagus apapun prospek karir dari jurusan yang dipilihnya.


Ketiga : Relates to the past VS looks to the future

Paradigma berpikir bahwa belajar diperguruan tinggi hanya kuliah dengan meraih IPK setinggi tingginya tidak salah karena dimasa lalu memang yang pintar pasti akan sukses. Namun dimasa kini ,kebutuhan pasar kerja dimasa depan justru menuntut lulusan yang memiliki life skill dan soft skill artinya bukan hanya menguasi teori dari ilmu yang dipelajarinya melainkan etos kerja,learn how to do dan learning by doing serta pengalaman real di masyarakat/industry secra factual. Mengandalkan kompetensi akademik saja tidak lah cukup untuk saat ini.. Namun demikian mengukur kompetensi siswa /peserta didik adalah lebih mudah  dengan melihat capaian prestasi akademiknya dimasa lalu dan digunakan untuk meneropong masa depannya.

Keempat :Many Parent or teacher make mistake of asking  question too un cover  only problem.


Banyak orang tua dan guru melakukan kesalahan dalam memberikan jawaban atas  problem yang dihadapi siswa.Seringkali menggunakan persepsinya sendiri dalam memberi  wawasan pada siswa akan pilihan yang harus diambil nya. Dan tidak jarang jawaban orang tua/guru    tidak didasari dengan sebuah analisa yang kuat namun berdasar presepsi nya sendiri. Akibatnya bukan hanya siswa kecewa  dan konflik namun juga bisa menderita saat kuliah. Maka pentingnya berdialog secara logis dengan siswa,agar siswa bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memilih jurusannya adalah lebih penting dari pada pendapat anda yang anda anggap penting.


Siswa membutuhkan bimbingan yang logis dari  orang tua /guru guna memiliki wawasan dalam pengambilan keputusan menentukan jurusannya   maupun pilihan penting bagi kehidupannya.