Selasa, 06 April 2010

The Law of Mind in Teaching.


Kank Hari Insight Management

The Law of Mind in Teaching.

“Let your enthusiasm make learning a pleasure for her “

Pagi itu di SMPN wilayah Surabaya Selatan diputar Lagu “Cari Jodohnya “ Wali Band, disetiap kelas melalui saluran audio tersentral dari kantor Kepala Sekolah. Tidak lazim memang…!

Setelah lagu tersebut selesai, saya mulai mengadakan percakapan dengan Ibu Kepala Sekolah,

“mengapa sekolah kok memutar lagu popular begitu,” kata saya.

“ pernah ,saya putarkan lagu lagu perjuangan setiap hari anak anak protes bosan katanya..!


“ lalu ibu menyetujui protes meraka ?”

‘Ya sejak masuk kesekolah ini, saya menerapkan open mindness kepada semua anggota keluarga sekolah mulai dari guru hingga siswa. Jadi tidak ada alasan menolak mereka. Lagi pula pemutran lagu lagu ini saya gunakan untuk relaksasi otak siswa, agar segar memulai kegitan belajarnya.Alhamdulliah setelah dua tahun lebih “keterbukaan” ini saya terapkan guru dan siswa makin kretaif”. Tapi tetap lagu perjuanagan hanya saya putar pada hari Senin saja”.

Saya menjadi ingat strategi emotional bonding kepada seorang anak “ You also let children know you love them by treating their thoughts and fellings with respect. It communicates that you recognize them as people with independent identities and the right to their own opinios and preferences.



Mempengaruhi pola pikir siswa agar memiliki gairah belajar. Tidak cukup cuma menjejalkan hapalan teori saja.Karena itu akan sulit bagi siswa untuk memahami apa yang dipelajari.Otak sulit connected jika hati tidak gembira.Inti menanamkan value of life adalah “gembirakan jangan dibuat takut dan mudahkan jangan munculkan kesan sulit”. Karena itu kemampuan guru dalam melaksanaan tugas ditutut menggunakan metode dan pendekatan yang inovatif dan spesifik . Sehingga meningkatkan gairah belajar siswa. Dan siswa secara emosi tertarik pada kegiatan belajarnya.

Membuat siswa hapal yang diterangkan guru semetinya bukan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran sebenarnya adalah membangkitkan curiosity siswa. Dengan curiosity siswa kan melakukan metode ilmiah dalam belajar, mulai dari mencari, menemukan menyimpulkan dan perubahan perilaku. Rasa ingintahu siswa dapat dirangasang oleh creativity guru bersangkutan dalam mengajar.

“if you show delight in your child ‘s questions about why and how thing happens , she will take pleasure in learning”.

Jika ingin kegiatan pembelajaran anda efektif jangan lupakan secuil The Law of the Mind

Rabu, 10 Maret 2010

Melatih anak bertanggung jawab dalam tugas akademik,

Evi:kank hari anak saya sudah kelas VIII ,tapi kok kurang tanggung jawab ya. ,,,seperti menata ruang tidurnya ,waktu belajar. Semua selalu saya ingatkan. Kadang sama sekali tak dikerjakan . Bagaimana melatih tanggung jawab anak?

Kank Hari: Bertanggung Jawab itu adalah nilai sikap yang terbangun dari kebisaan. Bisa saja kebiasaan kurang bertanggung jawab itu memang didapat sedari kecil. Sehingga menjadi sulit saat remaja.Meskipun demikian bukan berarti bahwa bertanggung jawab tidak bisa dimulai di usia remaja.

Pada usia remaja komunikasi dari hati kehati lebih efektif dari sekedar ancaman apalagi hukuman. Berikut beberapa topik yang bisa di digunakan untuk dialog dengan anak:

1. Dampingi anak agar tekun menyelesaikan tugas –tugas rumah maupun sekolah;

“Jika kamu bekerja tuntaskan sekalian ,karena itu akan mempermudah waktumu istirahat.Kalau setengah setengah hanya akan membuat kamu jadi bĂȘte…Ayo ibu temani kamu bisa !”

2. Bimbing untuk tidak gampang menyerah,guna melatih Adversity Qoestion.

“Susah ma!”
“Yang mana susah …ayo pelan pelan saja. Nanti kamu pasti bisa tak usah tergesa gesa !

3. Beri kesempatan ketika anak ingin melakukan sesuatu.Dikarenakan anak anak ragu mencoba.


“Di coba dulu jangan pernah cemas… yang penting dicoba soal berhasil tidak itu urusan nanti.

4. Anak enggan bertanggung jawab karena merasa tidak ada tantangan. Motivasi agar keinginan berpretasinya dapat terpenuhi .

“Nah ,itu sudah bagus ibu yakin kompetisi depan bisa lebih bagus “.

Mudah mudahan dengan beberapa tip sederhana ini putra ibu segera memiliki rasa bertanggung jawab.

Sabtu, 07 November 2009

Saatnya Bicara Hasil “result value from education”


Saatnya Bicara Hasil “result value from education”.

Bpk Wibowo,karyawan swasta :”Sekalipun ada peningkatan yang tinggi pada pendapatan guru dibanding era tahun 1980’an,Namun hasil nyata pada kualitas SDM kita tidak banyak kelihatan . terutama 5-10 tahun terakhir.Apa yang sebenarnya terjadi ?

Kank Hari ; “semstinya dalam kebijakan yang menyangkut financial resources ada tolok ukur keberhasilan serta target pencapaian, dari beaya yang sudah dikeluarkan. Namun yang seperti kita lihat,setiap kebijakan anggaran tidak ada ukuran cost effectiveness’. Jadi yah….!

Terlepas dari itu semua mind set guru yang masih bersifat orientasi mengajar, dimana pola pembelajaran hanya berdasar pada metode mengajar utamanya ceramah didepan siswa. Menjadi mind set membela kepentingan terbaik siswanya.

Pertama,guru harus selalu memulai pada target sasaran kegiatan belajar mengajar (KBM ) ,bukan dimulai dari menjalankan ketetapan kurikulum yang sudah tersaji.Analisa kompetensi siswa menjadi penting.

Jika guru itu wali kelas maka bisa dimulai dengan observasi dan berbicara langsung kepada siswa atau saat MOS.Bila perlu lakukan “indepht interview”secara kuantitatif untuk mendapatkan informasi tentang sikap,perilaku dan harapan dari siswa. Data ini sangat penting guna menentukan metode pembelajran yang tepat.

Kedua, pembelajaran model active & creative learning sebagai kecakapan improvement teaching .Dengan demikian siswa menjadi krasan dan bersemangat bersama gurunya.Selanjutnya komunikasi kepada sesama guru dan Kepala Sekolah secara gradual sehingga pola pikir seluruh elemen penyelenggara sekolah melihat bahwa kepentinagan terbaik siswanya adalah segalanya. Bukan sekedar memikirkan cara tentang bagaimana memanfaatkan kucuran “dana yang berlimpah”.Pola pikir sangat tergantung dari keteladanan Kepala Sekolah.

Ketiga , peran Dinas P&K sangat berarti dalam merubah mind set para Kepala Sekolah guna memiliki spirit of services . Bekerja berdasarkan inisiatif dan tidak hanya menunggu berbagai kebijakan.serta memiiliki market orientation focus

Keempat. Pengembangan model pelatihan semestinya juga dilengkapi dengan school benchmarking . Supaya setiap kepala sekolah memiliki cermin atas segala kekurangannya. Sehingga dapat melakukan perbaikan perbaikan atas kekurangannya mencapai keunggulan.
Mudah mudahan catatan ini sedikit bisa membantu ‘keruwetan dunia” pengajaran”.

“Belum beriman diantara kalian sebelum mencintai orang lain seperti mencintai dirinya sendiri “. HR Bukhari & Moslem .

Bagaimana mengetahui ciri spirit dalam bekerja ?


Bagaimana mengetahui ciri spirit dalam bekerja ?

Pertanyaan dari bpk Gandi peserta seminar Spiritualitas Edukasi :Kank Hari bagaimana cara nya mengetahui spirit edukasi seorang guru setelah pelatihan ?

Kank Hari :

Efektifitas pelatihan terletak pada bagaimana peserta dapat mengimplementasikannya dalam tugas kesehariannya.

Seorang guru yang yang menginternalisasi value dari pelatihan adalah mereka yang memanfaatkan ilmu pendidikan dan tehnik mengajar setiap hari. Guna membuat siswa mudah menyerap pelajaran dengan baik.
Mereka sangat bangga dan menikmati serta menghayati peran sebagai guru, selanjutnya yakin akan keberhasilan dari upayanya.

Dengan demikian siswa dapat termotivasi,mereka merasa positif saat membina hubungan dengan siswa.Pada akhirnya guru tahu dengan tepat karakteristik siswanya sehingga memiliki strategi yang tepatdalam mengembangkan potensi siswa.

Guru yang bahagia dengan tugas mengajarnya akan selalu menambah dan meningkatakan kualitas pengetahuannya dengan banyak pengetahuan tentang dunia pendidikan ,psikologi dan menggunakan berbagai riset untuk menemukan apa yang siswa butuhkan. Semestinya Penelitian Tindakan Kelas/ PTK menjadi sefektif jika bukan sekedar porto folio syarat administrative.
Mereka memiliki situs internet dan menggunakan ICT sebagai sumber media belajar dan metode kegiatan belajar dan mengajar.

Pasti akan ada guru yang melakukannya Pak, tinggal bagaimana kepala sekolah mendorong terciptanya iklim itu..!

Kamis, 10 September 2009

Transformasi Citra Diri


Transformasi Citra Diri


SMS dari Ibu Diana,081330016***:Kank hari, saya baru saja diangkat untuk menjadi Kasi termuda, sehingga saya harus memimpin teman teman saya sendiri.Bagaimana caranya menampilkan transformasi citra diri?

Kank hari menjawab :Ibu selamat ya ,sudah menduduki jabatan yang sudah direncanakan Tuhan. Berikut ini penjelasan saya :


Transformasi memiliki arti perubahan sedangkan citra diri adalah kesan yang ditangkap oleh orang lain. Namun dalam kalimat ini penulis bermaksud menunjukkan citra diri yang membawa perubahan bagi orang lain.Karena sering salah kaprah citra diri hanya berpusat pada kesan ke dalam kepentingan pribadi.Tidak memberikan imbas apa apa pada orang yang “terkesan” pada pribadi seseorang.

Kekuatan kepemimpinan terletak pada kekuatan pengaruh.Yaitu kecakapan mempengaruhi orang lain melalui ajakan.Kegagalan mengajak orang lain pada jalan kebaikan, bukan lantaran ajarannya yang tidak baik. Melainkan citra diri kita belum berkesan baik.

Ajakan kebaikan adalah untuk perbaikan nasib orang lain bukan untuk kepentingan diri sendiri. Tak ada orang mendukung gagasan yang tidak membela kepentingannya.Karena itu pikirkan cara mengkomunikasikan kebaikan dari ajakan anda. Datangkan ketentraman baginya termasuk dalam mencerahkan orang lain atasi masalahnya.

Jika kita yakin tidak mungkin Tuhan salah hitung,maka tak ada lagi kedermawanan dan kebaikan hati dengan pamrih.Tidak ada kekecewaan jika pemberian tak terbalas.Keyakinan Tuhan maha Melihat dan balasan kebaikan akan datang(QS-Al Baqoroh :272)membuat segala amalan menjadi tak ada beban.


Keadilan Tuhan tidak dapat dibandingkan dengan keadilan dimanapun.Semestinya kita lebih sabar dalam menghadapi ketidak sesuaian harapan dengan kenyataan.jangan sampai kita menjadi melupakan bahwa Tuhanlah Yang maha tahu kebaikan yang kita perbuat. QS. Al Imran 26.


Kegelisahan hati dan hasrat ingin dipuji bisa menghapuskan ketulusan dan rasa syukur. Padahal ketulusan akan membuahkan kedamaian dan rasa syukur mendatangkan keberkahan yang banyak.

Citra diri adalah keyakinan yang mantap atas pilar pilar yang tercermin dalam perilaku. Datangkan kebaikan bagi orang lain dalam kebaikannya atau ketidakbaikannya.

Selasa, 25 Agustus 2009

Memang sudah Nasib




Sms dari bapak Doni,di Malang.:”saya sangat kecewa dengan nasib saya , usaha saya sudah maksimal tapi tetap begini saja.Sholat ,sedekah dan doa sudah saya lakukan tapi hasilnya ,nihil.Apa yang terjadi ?

Kankhari:

“Allah melebihkan sebagian kalian diatas sebagian yang lain dalam rezeki “.An –Nahl :71


Kadang ketika mengejar harapan yang tak kunjung kesampaian memang membuat diri menjadi lemah,bahkan putus asa . Akibatnya bisa merontokan keimanan. Pak Doni sukses itu adalah proses itu sendiri bukan hanya hasilnya.

Ketidak berhasilan dalam bidang apapun semestinya memperkaya kita untuk senantiasa terus belajar. Bukan hanya semangat dan kerja keras yang membuat kita sukses . Hambatan ada untuk membuat anda menemukan cara lebih baik untuk berhasil. Sudahkah anda berupaya dengan berbagai cara ,knowledge untuk keberhasilan anda . Atau hanya menggunakan cara –cara lama untuk mendapatkan perubahan yang baru. Bagaimana hasilnya bisa beda kalau caranya masih cara yang sama?

Jika anda sudah banyak upaya namun belum berhasil juga , perhatikan apakah anda masih berpikir untuk meneruskannya . Jika peluang itu tidak mungkin dan anda sangat lelah hati maka segera banting stir .Jangan ber diam diri pada saat kapal bocor dan tak dapat diperbaiki pelan pelan menenggelamkan anda.

Dalam kondisi apapun ,setelah anda berjuang secara optimal. Berbaik sangka lah kepada Allah ,karena Allah merencanakan kemulyaan anda dengan ujianNya.Tuluslah beribadah agar anda ringan dalam menjalankannya.

Karena tidak ada rencana jahat dari Allah untuk hambanya yang beriman.Sedikitnya rezeki yang anda terima karena Allah memandang itu lebih baik untuk kepentingan terbaik masa depan anda. Wallahu alam bisowab.

Suami yang kecewa nasibnya.




Sms dari Ibu Habsy,bkl.:

Suami saya orang yang tidak pernah puas selalu merasa nasibnya kurang beruntung, meski saat ini sudah menjabat sebagai kasubag di slah satu departemen. Bagaimana menyadarkannya ?


KankHari :

“Andai kalian menghitung nikmat Allah, maka kalian tidak mampu menghitungnya “. QS Ibrahim ;34


Ketidak puas an seseorang bisa diakibatkan oleh ambisi masa lalu yang tak terpenuhi, kecemasan akan masa depan serta rasa rendah diri yang berbalut besarnya rasa diakui.Akibatnya rasa tidak puas adalah pelampiasan akan kekecewaan tersebut.

Sebagai pedamping suami besarnya rasa cinta kepada suami harus diwujudkan dengan kemampuan menentramkan hatinya. Bahwa ibu sangat bangga dengan pencapaian nya selama ini. Wujudkan rasa terima kasih anda dengan ketulusan menghargai hasil jerih payahnya.

Selanjutnya selalu ber komunikasi dari hati ke hati akan kekecewaannya itu tanpa menghakimi dan menggurui.Sehingga timbul kemantapan untuk berani ter buka kepada anda. Dengan demikian anda dapat memberikan solusi yang baik baginya
.
Ajak suami melihat ,downward looking, kepada saudara –saudara kita yang tidak seberuntung seperti nasibnya.Agar dapat muncul rasa bersyukurnya. Sehingga suami anda bisa melihat betapa besar Kasih –Sayang NYA.

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolong ya bu,do’akan agar Allah segera membuka hatinya. Karena hanya Allahlah yang dapat memberi hidayah ketika anda sudah berupaya.